Strategi Hadapi Corona

     Infeksi virus corona atau nama ilmiahnya COVID-19 merupakan sekumpulan virus yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus. Infeksi menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan (droplet) dari saluran pernapasan yang sering dihasilkan saat batuk atau bersin Waktu dari terpapar virus hingga timbulnya gejala klinis berkisar antara 1–14 hari dengan rata-rata 5 hari Penderita COVID-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernapas. Sakit tenggorokan, pilek, atau bersin-bersin lebih jarang ditemukan. Pada penderita yang paling rentan missal pada pasien gangguan imunitas atau usia lansia, penyakit ini dapat menyebabkan pneumonia, kegagalan multiorgan, dan sampai berujung pada kematian. Penyakit ini mengakibatkan pandemi di dunia. Menurut World Health Organization (WHO) terdapat 634.835 kasus corona secara global dengan 4,7% orang meninggal. Sedangkan di Indonesia menurut data dari Kementerian Kesehatan, saat ini sudah 1.285 orang terinfeksi corona dengan 114 orang meninggal, 64 orang sembuh, dan 1.107 orang dalam perawatan. Ini cukup memprihatinkan melihat angka kematian lebih tinggi daripada angka kesembuhan.

        Pemerintah saat ini sudah melakukan tindakan preventif agar infeksi tidak menyebar. Beberapa upaya mulai larangan masyarakat berkumpul dalam satu tempat sampai ada beberapa wilayah yang menerapkan local lockdown. Walaupun pemerintah sudah melakukan banyak upaya namun bila kesadaran masyarakat terhadap virus ini masih kurang maka tidak akan berguna. Beberapa upaya yang bisa kita lakukan agar terhindar dari virus corona diantaranya:

1    Menerapkan hidup bersih
    Untuk meminimalisir penyebaran virus corona di rumah, bersihkan secara berkala, terutama di area yang sering tersentuh orang dan yang paling mudah kotor seperti:
·       Telepon atau ponsel
·       Gagang pintu
·       Toilet
·       Wastafel
·       Meja
Untuk membersihkan daerah yang mudah terkontaminasi, sebaiknya permukaan yang terkontaminasi didesinfeksi dengan kain yang sudah dibasahi dahulu dengan larutan desinfektan. jangan langsung menyemprot langsung ke permukaan benda karena akan membuat virus menyebar.

2    Cuci tangan
   Cucilah tangan dengan sabun selama 20 detik setelah dari tempat umum, atau setelah batuk dan bersin. Bila sabun tidak ada, bisa menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut saat kondisi tangan belum tercuci Berikut tata cara mencuci tangan yang direkomendasikan WHO.
·       Basahi tangan dengan air.
·       Tuang sabun pada tangan secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan.
·       Gosok telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya.
·        Gosok punggung tangan dan sela jari.
·        Gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan.
·       Genggam dan basuh ibu jari dengan posisi memutar.
·       Gosok bagian ujung jari ke telapak tangan agar bagian kuku terkena sabun.
·       Gosok tangan yang bersabun dengan air mengalir.
·       Keringkan tangan dengan lap sekali pakai.

3    Physical distancing
  Physical distancing atau sebelumnya disebut social distancing merupakan upaya untuk menjaga jarak dengan mereka yang sedang sakit. Termasuk tidak menghadiri pertemuan dengan jumlah banyak seperti tempat ibadah, perkuliahan, konser, tempat belanja. Menurut WHO, masyarakat harus menjaga jarak minimal 2 meter dengan orang lain ketika berinteraksi dan jangan bersentuhan. Usahakan dirumah saja bila tidak ada urusan yang penting.

4    Menyiapkan persediaan logistik
   Dibutuhkan persediaan makanan dan logistik selama beberapa minggu, untuk menghindari kontak dengan dunia luar. Cari makanan beku atau makanan kaleng yang tidak mudah rusak. Jangan menimbun makanan berlebihan, secukupnya saja. Penggunaan masker hanya dilakukan bila merasa tidak sehat.

5    Menyediakan obat-obatan
   Sediakan obat-obatan seperti multivitamin, obat antinyeri, obat penurun demam dan dekongestan yang bisa membantu mengatasi gejala COVID-19. Untuk orang yang mengidap penyakit kronis dianjurkan untuk lebih menjaga diri karena corona virus lebih mudah menimbulkan komplikasi serius terhadap mereka.

6    Mengikuti perkembangan berita virus corona
  Tetap ikuti perkembangan berita COVID-19 dari media mass atau informasi resmi pemerintah. Dengarkan saran dan instruksi dari pemerintah atau dinas kesehatan setempat.
       Apabila merasa memiliki gejala COVID-19 bisa lakukan hal berikut:
          -Tetap dirumah, gunakan masker dan hindari kontak dengan orang lain.
       -Jika mengalami demam, batuk, dan gangguan pernapasan segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat sehingga penyedia layanan kesehatan dapat memberikan masukan yang tepat.  Ini juga untuk membantu mencegah penyebaran virus ke orang lain.



21501101102/Destian Fajar Rahmawan

Post a Comment

0 Comments